Jantho, 09 Mei 2018 dalam rangka memeriahkan Hut Kota Jantho ke-34 Stand ISBI Aceh bekerja sama dengan BEM ISBI Aceh mengadakan workshop batik Ikat celup di depan Stand ISBI Aceh. Kegiatan yang dilaksanakan pada jam 11:00 WIB telah diikuti sebanyak 32 Peserta dari semua prodi ISBI Aceh dengan sangat Antusias. Kegiatan yang dilaksanakan pada hari Rabu telah memberikan Ilmu secara output kepada mahasiswa ISBI Aceh.

Selaku fasilitator workshop, Niko Andeska, M. Sn di  temui usai workshop “workshop ini kita lakukan di Stand ISBI Aceh bahwa berkarya itu bukan hanya di ruang kelas, tetapi juga bisa kita lakukan di tempat dengan keadaan seperti ini, semoga mahasiswa juga tetap bersemangat di setiap kegiatan ISBI Aceh”.

Aisyah Amelia selaku ketua BEM ISBI Aceh dan juga pelaksana workshop ini mengatakan “ workshop ini diikuti oleh 5 orang perwakilan dari setiap prodi di ISBI Aceh, mulai dari prodi jurusan Seni Pertunjukan hingga jurusan Seni Rupa dan Desain, pada saat workshop mahasiswa harus berdampingan dengan mahsiswa di prodi lainnya, hal ini kita terapkan supaya kedua Jurusan di ISBI Aceh tetap bersatu untuk membangun ISBI Aceh kedepannya” tegasnya

 Workshop ikat celup (Jumputan) telah banyak menarik minat para pengunjung untuk menontonnya salah satunya kepala Dinas Pendidikan Aceh besar yang ditemui di depan Stand ISBI Aceh dan juga berbagai pengunjung lainnya. Mereka mengatakan sangat bagus untuk mengasah seni setiap mahasiswa.

Intan Rizki Junita Tri Utami selaku perwakilan mahasiswa dari Prodi Karawitan Jurusan Seni rupa berppendapat bahwa “workshop ini sudah sangat baik, hanya saja mengalami kekurangan dalam fasilitasnya. Jika dari segi materi itu sangat baik dan kami sangat mengerti, harapan saya workshop ini tetap di pertahankan dan ditingkatkan lagi mutunya supaya kami di jurusan pertunjukan juga mengenal tentang kerajinan tangan yang mudah dan simpel seperti ini” pungkasnya

Selaku perwakilan Jurusan Seni Rupa dan Desain Mukramatun juga mengatakan “bagus kegiatannya, karena diadakan di tempat umum,jadi ilmu yang didapatkan bukan hanya untuk mahasiswa ISBI saja, tapi juga untuk masyarakat lainnya walaupun hanya sekedar menonton”