PROGRAM STUDI KRIYA SENI ISBI ACEH KIRIM KARYA DAN PERWAKILAN MAHASISWA UNTUK MENGIKUTI FKI KE-X DI SURABAYA.

Jantho- Festival Kesenian Indonesia yang ke 10 tahun 2018 ini Sekolah Tinggi Seni Wilwatika Surabaya menjadi tuan rumah untuk ajang bergengsi se Perguruan Tinggi Seni Indonesia. Festival ini diikuti oleh sembilan Perguruan Tinggi Seni di Indonesia salah satunya ISBI Aceh. FKI ke X ini merupakan kali kedua yang di ikuti oleh ISBI Aceh sebelumnya diadakan oleh ISI Padang Panjang.

FKI ke-X ini ISBI Aceh mengirimkan perwakilan Mahasiswa dan dosen dari setiap jurusan yang sesuai dengan prodi mereka. Salah satunya Prodi Kriya Seni. Prodi kriya seni telah mengadakan seleksi karya Seni pada tanggal 22 Mei 2018. Karya yang ikut serta merupakan karya terbaik dari seluruh mahasiswa Kriya Seni.

Prodi Kriya Seni juga mengirimkan dua orang perwakilan mahasiswa untuk mengikuti berbagai kegiatan di Festival nanti. Dosen Kriya seni Dedy Afriadi juga menyebutkan bahwa ada prodi Kriya Seni mengirimkan 5 karya seni dan 1 Jurnal Seni. Mahasiswa yang lolos mengikuti seleksi diantaranya adalah Raffi Karimullah dengan karya dengan media Logam, Nikmatun Imdad dan Rahmat Alfajriannur dengan menggunakan media kayu, Oktaviani dan Khairunnisak media tekstil dan Aisyah Amelia berupa tulisan Jurnal Seni yang terpilih mengikuti acara ini adalah Raffi Karimullah angkatan 2014 dan Nikmatun Imdad angkatan 2015. “Ini juga merupakan barometer perkembangan seni di Indonesia. Semua disajikan dalam perhelatan ini” tambahnya.

Kaprodi Kriya Seni mengatakan “Dengan adanya FKI bisa menjadi ajang untuk mahasiswa berkompetisi dalam menghasilkan karya-karya yang berkualitas, semoga kedepannya bertambah lagi karya-karya mahasiswa yang bagus dan kedepannya dengan adanya ajang FKI mahasiswa mendapatkan apresiasi baru dalam menggarap sebuah karya yangg bernilai”.

Sebagai Mahasiswa terpilih Raffi Karimullah tentunya memiliki motivasi yang kuat dalam ajang ini “ini merupakan salah satu ajang kesenian yang bergengsi untuk mahasiswa seni se Indonesia, Saya bersyukur karena saya bisa ikut berpartisipasi (pameran) dalam event ini dimana sebelumnya sudah melewati seleksi lembaga, untuk adik tingkat, saya berharap jangan sia-sia kan kesempatan untuk mengikuti berbagai kegiatan dalam berkesenian karena seni itu passion, dan kita beruntung karena ada wadah untuk berapresiasi tentunya. Ungkapnya.

Selain itu Nikmatun Imdad juga menambahkan “Bagi kawan-kawan yang belum lolos seleksi tetap semangat berkarya dan jangan patah semangat, karena kita berkarya tidak mesti menunggu ajang” tegasnya. (AM)